Ringkasan: Bleisure travel — gabungan business trip dan leisure trip — bukan lagi tren minor. Riset industri menunjukan mayoritas business traveler kini sengaja memperpanjang perjalanan dinas untuk healing, dan kota-kota urban Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Bali, dan Malang mulai masuk radar pekerja profesional yang ingin kerja tanpa mengorbankan waktu jalan-jalan.
Apa itu Bleisure Travel?

Bleisure travel adalah gabungan kata “business” dan “leisure” — pola perjalanan di mana seseorang memperpanjang trip kerja atau dinas kantor untuk menikmati waktu liburan di kota yang sama. Konsep ini pertama kali dipublikasikan sebagai istilah tren oleh lembaga riset Future Laboratory pada 2009, dan kini jadi ekspektasi standar, bukan sekadar bonus, bagi banyak profesional urban.
Mengapa Bleisure Travel Penting bagi Profesional Urban di 2026?

Pergeseran ini didorong tiga hal sekaligus: normalisasi kerja remote/hybrid, kelelahan kerja pasca-pandemi, dan generasi pekerja muda yang menaruh work-life balance di atas segalanya. Survei American Hotel & Lodging Association mendapati bahwa 89% pelaku bisnis ingin menambahkan waktu liburan ke perjalanan dinas berikutnya, sementara riset GBTA mencatat lebih dari 70% business traveler kini mengambil setidaknya satu bleisure trip per tahun. Nilai pasar bleisure tourism global sendiri diperkirakan tumbuh dari kisaran USD 430–472 miliar (2024–2025) menuju USD 500–732 miliar pada 2030, tergantung metodologi riset yang dipakai.
Generasi milenial memimpin adopsi — riset Arrivia mencatat milenial menyumbang sekitar 38% dari total pelaku bleisure travel, dengan mayoritas menyebut kegiatan ini meningkatkan produktivitas kerja mereka. Baby boomer pun ikut terlibat, menyumbang sekitar 31% dari populasi bleisure traveler, menunjukkan tren ini lintas generasi, bukan sekadar gaya hidup anak muda.
Data Riset Industri: Bleisure Travel dalam Angka

Catatan editorial: tabel di bawah berisi data dari riset pihak ketiga yang dipublikasikan (bukan data proprietary redaksi), karena artikel ini belum memiliki riset internal sendiri untuk topik ini. Setiap angka dicantumkan sumbernya agar bisa diverifikasi pembaca.
| Metrik | Nilai | Sumber | Periode |
|---|---|---|---|
| Pekerja yang ingin tambah waktu liburan ke trip dinas | 89% | American Hotel & Lodging Association | 2026 |
| Business traveler yang sudah pernah bleisure trip | 70%+ | Global Business Travel Association (GBTA) | 2026 |
| Nilai pasar bleisure tourism global | USD 430–472 miliar | Business Research Company | 2024–2025 |
| Proyeksi nilai pasar bleisure tourism 2030 | USD 500–732 miliar | Business Research Company / Engine | 2026 |
| Rata-rata durasi bleisure trip | 2–3 malam (70% kasus) | Hotel Tech Report | 2025 |
| Rata-rata pengeluaran per bleisure trip | USD 1.566 | Hotel Tech Report | 2025 |
| Pekerja hybrid yang pernah/berencana perpanjang liburan jadi kerja jarak jauh | 84% | IWG (International Workplace Group) | 2024 |
Kota-kota global yang paling sering disebut sebagai magnet bleisure travel antara lain Singapura, London, New York, San Francisco, Las Vegas, dan Dubai — didukung infrastruktur bisnis kuat sekaligus atraksi leisure yang matang. Menariknya, Jakarta juga masuk peringkat ke-8 dalam daftar 10 kota terbaik dunia untuk “kerja sambil berlibur” versi laporan IWG, mengalahkan banyak kota Eropa dan Asia lainnya berkat kombinasi ruang hijau, museum, dan lingkungan urban yang dinamis.
Top 5 Kota Indonesia untuk Bleisure Travel 2026

Berikut lima kota Indonesia yang paling banyak direkomendasikan media travel dan komunitas remote worker sebagai lokasi ideal menggabungkan kerja dan liburan, berdasarkan ketersediaan coworking space, kualitas internet, biaya hidup, dan daya tarik wisata di sekitarnya.
| # | Kota | Kekuatan Utama | Cocok Untuk | Catatan Biaya Hidup |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Jakarta | Pusat bisnis, transportasi terintegrasi, akses klien/rapat | Eksekutif yang butuh tetap dekat pusat ekonomi | Relatif tinggi dibanding kota lain di Jawa |
| 2 | Bandung | Ekosistem kreatif, kafe di area perbukitan (Dago, Lembang) | Pekerja IT/desain yang butuh suasana sejuk untuk fokus | Menengah |
| 3 | Yogyakarta | Coworking space + kafe estetik, budaya & wisata sejarah dekat | Pekerja yang ingin akhir pekan eksplorasi candi/pantai | Terjangkau |
| 4 | Bali (Canggu/Ubud) | Hub digital nomad matang, komunitas internasional | Profesional yang mengejar suasana pantai + networking global | Menengah–tinggi tergantung area |
| 5 | Malang | Udara sejuk, internet baik, dekat Bromo & Kota Batu | Pekerja yang ingin ritme kerja lebih tenang | Terjangkau |
Catatan tambahan: Labuan Bajo di Flores mulai disebut sebagai destinasi bleisure alternatif yang berkembang, meski infrastruktur coworking-nya belum semapan Bali. Bagi yang berencana lintas negara, Google melalui laporan Travel + Leisure menempatkan Indonesia dalam 10 besar negara tujuan digital nomad dunia 2026, meski belum masuk tiga besar — posisi puncak dipegang Kolombia berkat kemudahan visa digital nomad dan biaya hidup rendah.
Cara Memulai Bleisure Travel — Step by Step

- Cek kebijakan kantor: konfirmasi apakah perusahaan mengizinkan perpanjangan trip dinas untuk keperluan pribadi, termasuk siapa yang menanggung biaya tambahan malam menginap.
- Pilih kota dengan infrastruktur kerja memadai: prioritaskan lokasi dengan internet stabil dan coworking space, bukan hanya destinasi wisata semata.
- Pisahkan jadwal kerja dan leisure secara eksplisit: tentukan batas waktu — misalnya rapat dan tugas kantor selesai sebelum check-out, sisanya murni waktu pribadi.
- Booking akomodasi dengan Wi-Fi terverifikasi: cek ulasan spesifik soal kecepatan internet, bukan hanya rating bintang hotel.
- Siapkan anggaran terpisah: pisahkan pengeluaran kerja (reimbursable) dari pengeluaran leisure pribadi agar administrasi lebih rapi.
Baca Juga Jembatan Kaca Bromo 83 Meter Ternyata Bikin Lutut Gemetar, Begini Rasanya
FAQ — Bleisure Travel
Apa itu bleisure travel?
Bleisure travel adalah pola perjalanan yang menggabungkan trip bisnis/dinas kantor dengan waktu liburan pribadi di kota atau negara yang sama, biasanya dengan memperpanjang masa tinggal setelah urusan kerja selesai.
Bagaimana cara memulai bleisure travel?
1) Pastikan kebijakan kantor mengizinkan perpanjangan trip, 2) pilih kota dengan infrastruktur kerja memadai, 3) pisahkan jadwal kerja dan waktu liburan, 4) booking akomodasi dengan internet terverifikasi, 5) siapkan anggaran terpisah untuk pengeluaran pribadi.
Kota mana yang paling cocok untuk bleisure travel di Indonesia?
Berdasarkan liputan media travel dan komunitas remote worker, lima kota yang paling sering direkomendasikan adalah Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Bali (khususnya Canggu/Ubud), dan Malang — masing-masing menawarkan kombinasi berbeda antara infrastruktur kerja, biaya hidup, dan daya tarik wisata.