5 Hidden Gem Kafe Jakarta yang Ramai Dicari Tahun 2026


Kalau kamu bosan nongkrong di kafe yang itu-itu saja, Jakarta Selatan masih jadi kawasan paling produktif melahirkan tempat baru tiap bulan. Tapi yang sedang naik daun tahun ini bukan kafe dengan fasad mencolok di pinggir jalan besar — justru yang tersembunyi di gang, belakang ruko, atau ujung lorong sempit yang justru paling ramai dicari.

Apa itu hidden gem kafe?

5 Hidden Gem Kafe Jakarta yang Ramai Dicari Tahun 2026

Hidden gem kafe adalah kafe yang tidak mencolok dari jalan utama — biasanya berada di gang kecil, area perumahan, atau balik ruko — tapi begitu masuk, suasananya justru lebih personal dan nyaman dibanding tempat mainstream. Tren ini makin digemari sepanjang 2026 karena orang mencari tempat yang lebih tenang untuk kerja atau ngobrol, bukan sekadar spot foto yang ramai.

Kenapa tren ini makin ramai di 2026?

Pekerja kreatif memanfaatkan suasana hening kafe tersembunyi untuk bekerja dengan laptop dan secangkir kopi.

Salah satu contohnya adalah lonjakan tren third wave coffee shop yang menuntut suasana lebih personal dan kualitas kopi yang lebih diperhatikan — sesuatu yang lebih mudah dijaga di tempat kecil dan tersembunyi dibanding kafe besar yang ramai pengunjung. Pola serupa juga terlihat di tren coffee shop yang makin digemari, sejalan dengan makin banyaknya orang yang mencari tempat kerja santai atau work from cafe yang tidak terlalu bising.

5 Hidden Gem Kafe Jakarta yang Wajib Dicoba

Komposisi meja luar ruang kafe tersembunyi di Jakarta Selatan dengan ragam sajian kopi artisanal dan camilan.
#NamaLokasiCiri Khas
1Lorong KopiJl. Margasatwa No. 9, Cilandak, JakselMasuk lewat lorong sepanjang ±50 meter sebelum tiba di kafe
2Membumi KopiCipete, JakselNuansa ala Studio Ghibli, rindang dan teduh
3LukulokalTerogong, JakselKonsep “little Santorini”, masuk lewat gang belakang ruko
4Gordi HQJl. Jeruk Purut Dalam No. 25, Cilandak, JakselOase industrial dengan area rumput outdoor
5Bukanagara Coffee & RoasteryKawasan SCBD, JakselNuansa tropis di tengah kepadatan gedung perkantoran

1. Lorong Kopi — Masuk Lewat Lorong Sebelum Ngopi

Sesuai namanya, Lorong Kopi punya jalan masuk berupa lorong sepanjang sekitar 50 meter sebelum pengunjung sampai ke area kafe. Area outdoor-nya cukup luas dengan taman hijau yang tertata, cocok untuk yang ingin merasakan angin sepoi di tengah Cilandak. Menu di sini dibanderol dengan harga yang relatif terjangkau, rata-rata sekitar Rp30 ribuan per item. Alamat: Jl. Margasatwa No. 9, RT.1/RW.7, Cilandak, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

2. Membumi Kopi — Nuansa Ghibli di Cipete

Membumi Kopi dikenal sebagai salah satu coffee shop dengan nuansa mirip film-film Studio Ghibli — rimbun, teduh, dan terasa jauh dari hiruk-pikuk kota meski lokasinya di tengah Cipete yang padat coffee shop berkarakter kuat.

3. Lukulokal — Little Santorini di Balik Ruko Terogong

Untuk mencapai Lukulokal, pengunjung harus menyusuri gang dan bagian belakang ruko di kawasan Terogong. Begitu sampai, suasana berubah total: dominasi warna putih-biru ala Santorini, area indoor bernuansa Yunani, dan area outdoor dengan pemandangan kali di belakangnya. Menu andalannya adalah donat khas Yunani dengan berbagai varian rasa — mulai dari pandan coco, matcha crunch, choco biscuit, snowy oreo, hingga original honey — biasanya dipadukan dengan klepon latte.

4. Gordi HQ — Oase Industrial di Jeruk Purut

Gordi HQ menghadirkan kombinasi area outdoor berumput hijau dan area indoor bergaya industrial, lengkap dengan WiFi untuk yang ingin kerja santai. Bagi yang ingin suasana piknik yang lebih otentik, tersedia opsi Picnic Basket yang bisa dinikmati di area rumput — disarankan membawa tikar sendiri. Alamat: Jl. Jeruk Purut Dalam No. 25, Cilandak, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

5. Bukanagara Coffee & Roastery — Tropis di Tengah SCBD

Di tengah kepadatan gedung perkantoran SCBD, Bukanagara Coffee & Roastery menawarkan jeda dengan nuansa tropis yang terasa kontras dari lingkungan sekitarnya — pilihan yang pas untuk jeda kerja singkat tanpa harus keluar jauh dari area bisnis.

Kalau kamu juga tertarik menjelajah spot tersembunyi di luar kategori kafe, daftar hidden gems kuliner Pasar Santa dan kumpulan spot urban secret Jakarta bisa jadi referensi tambahan untuk akhir pekan.

Cara Berburu Hidden Gem Kafe Sendiri

Pengunjung mengamati navigasi ponsel saat mencari rute kedai kopi di gang kecil pemukiman Jakarta.
  1. Cek media sosial dulu, bukan cuma Google Maps — banyak hidden gem kafe baru diketahui publik lewat unggahan pengunjung sebelum muncul di hasil pencarian.
  2. Perhatikan area sekitar gang dan belakang ruko — beberapa tempat paling dicari justru sengaja tidak menonjolkan fasad ke jalan utama.
  3. Datang di jam yang lebih sepi — pagi hari atau tengah minggu biasanya memberi pengalaman lebih nyaman dibanding akhir pekan yang mulai ramai.
  4. Konfirmasi jam buka sebelum berangkat — kafe kecil dan tersembunyi lebih rentan berubah jam operasional dibanding kafe besar.

Fenomena ini juga sejalan dengan makin maraknya cafe hidden gem di kawasan Jabotabek secara umum, dan bukan cuma terbatas di Jakarta Selatan — beberapa titik di urban escape Jakarta juga mulai menyusul tren yang sama.

Baca Juga Review Kuliner Solo 2026: Menjelajahi Rasa Khas Kota Bengawan

FAQ — Hidden Gem Kafe Jakarta

Apa itu hidden gem kafe?

Kafe yang tidak mencolok dari jalan utama — biasanya di gang kecil, area perumahan, atau belakang ruko — namun menawarkan suasana dan kualitas yang membuatnya layak dicari secara khusus.

Berapa kisaran harga di hidden gem kafe Jakarta?

Bervariasi tergantung tempat. Sebagai contoh, menu di Lorong Kopi rata-rata dibanderol sekitar Rp30 ribuan, sementara kafe dengan konsep lebih niche seperti Lukulokal cenderung punya harga menu khusus untuk item signature-nya.

Apakah hidden gem kafe cocok untuk kerja (work from cafe)?

Sebagian besar cocok, terutama yang menyediakan WiFi dan area duduk lebih tenang seperti Gordi HQ. Tapi karena ukurannya umumnya lebih kecil dari kafe mainstream, datang di luar jam ramai lebih disarankan.

About the Author

raadiv

Gue tinggal di kota, tapi suka nongkrong di tempat yang nggak biasa. Hoboken Dive ngebahas hidden gems, kuliner, dan gaya hidup urban dari kacamata lokal.

You may also like these