Jembatan Kaca Bromo Dibuka Akhir Juni 2026, Siap Jadi Magnet Baru Wisata Libur Sekolah

Jembatan

hobokendive – Kabar yang ditunggu-tunggu para pencinta wisata akhirnya datang juga. Jembatan Kaca Seruni Point Bromo dipastikan mulai beroperasi pada akhir Juni 2026, bertepatan dengan musim libur sekolah. Kehadiran wahana baru ini diyakini akan menambah daya tarik kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), yang selama ini menjadi salah satu destinasi wisata unggulan Indonesia.

Setelah sempat mengalami beberapa kali penundaan operasional, kepastian pembukaan Jembatan Kaca Bromo muncul setelah Balai Besar TNBTS menandatangani kerja sama pengelolaan dengan CV Sinergi Permata Semesta sebagai operator resmi. Pengelola saat ini tengah melakukan tahap inspeksi akhir dan perawatan praoperasional sebelum dibuka untuk umum.

Dibuka Saat Puncak Liburan Sekolah

Pembukaan akhir Juni dipilih karena bertepatan dengan meningkatnya jumlah wisatawan selama masa liburan sekolah. Pemerintah dan pengelola berharap momentum tersebut dapat mendorong lonjakan kunjungan ke kawasan Bromo sekaligus memperpanjang lama tinggal wisatawan di Jawa Timur.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebelumnya menyebut kehadiran Point ini dapat menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan domestik maupun mancanegara yang berkunjung ke kawasan Bromo.

Sensasi Berjalan di Atas Jurang Sedalam 80 Meter

Kaca Seruni Point menawarkan pengalaman berbeda dibanding objek wisata lain di kawasan Bromo. Wisatawan dapat berjalan di atas lantai kaca transparan sambil menikmati panorama Gunung Bromo, Gunung Batok, dan Gunung Semeru dari ketinggian sekitar 80 meter.

Memiliki panjang sekitar 120 meter dengan konstruksi gantung modern yang dirancang khusus untuk memberikan sensasi seolah berjalan di atas awan. Dari lokasi ini, pengunjung juga dapat menikmati hamparan lautan pasir, savana hijau, hingga panorama matahari terbit yang menjadi ikon wisata Bromo.

Spesifikasi Jembatan Kaca Bromo

Berikut data utama Jembatan Kaca Seruni Point:

KeteranganData
NamaJembatan Kaca Seruni Point
LokasiSukapura, Kabupaten Probolinggo
KawasanTaman Nasional Bromo Tengger Semeru
Panjang jembatan120 meter
KetinggianSekitar 80 meter
Lebar utama1,8 meter
Material lantaiTempered Glass berlapis
Kapasitas bebanHingga 9 ton
Target operasionalAkhir Juni 2026
PengelolaCV Sinergi Permata Semester

Pengelola Pastikan Keamanan Jadi Prioritas

Salah satu aspek yang paling banyak menjadi perhatian publik adalah faktor keamanan. Pengelola memastikan seluruh operasional akan mengikuti standar keselamatan yang ditetapkan Balai Geoteknik, Terowongan dan Struktur (BGTS).

Sebelum dibuka, tim teknis akan melakukan:

  • Pemeriksaan struktur baja.
  • Uji kekuatan lantai kaca.
  • Inspeksi sistem pengaman.
  • Simulasi evakuasi pengunjung.
  • Verifikasi standar operasional.

Menurut pengelola, pengalaman mengoperasikan destinasi serupa di Kemuning Sky Hills, Jawa Tengah, menjadi modal penting dalam mengelola Jembatan Kaca Bromo.

Jadi Ikon Wisata Baru Jawa Timur

jembatan

Selama ini wisatawan yang datang ke Bromo identik dengan aktivitas melihat sunrise, menjelajahi lautan pasir, atau mendaki menuju kawah Bromo. Kehadiran jembatan kaca memberikan alternatif aktivitas baru yang lebih modern dan berorientasi pada wisata pengalaman (experience tourism).

Pemerintah berharap destinasi ini dapat memperkuat posisi Bromo sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) sekaligus meningkatkan daya saing dengan destinasi wisata internasional lainnya yang telah lebih dulu memiliki atraksi jembatan kaca.

Dorong Ekonomi Masyarakat Sekitar

Tidak hanya berfokus pada sektor pariwisata, pengoperasian Jembatan Kaca Bromo juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Pengelola menyatakan akan melibatkan:

  • Pelaku UMKM lokal.
  • Pemandu wisata setempat.
  • Penyedia jasa transportasi.
  • Pengelola homestay.
  • Tenaga kerja dari masyarakat sekitar kawasan Bromo.

Dengan meningkatnya jumlah wisatawan, perputaran ekonomi di wilayah Probolinggo dan kawasan sekitar Bromo diperkirakan ikut meningkat.

Potensi Jadi Spot Foto Favorit Wisatawan

Di era media sosial, daya tarik visual menjadi faktor penting dalam industri pariwisata. Jembatan Kaca Seruni Point dinilai memiliki potensi besar menjadi salah satu spot foto paling populer di Indonesia.

Latar belakang Gunung Bromo yang megah, pemandangan pegunungan Tengger, serta sensasi berjalan di atas lantai kaca membuat destinasi ini diprediksi menjadi salah satu lokasi favorit wisatawan untuk berburu konten fotografi maupun video.

Jembatan Kaca Seruni Point Bromo dipastikan mulai beroperasi pada akhir Juni 2026 bertepatan dengan musim liburan sekolah. Dengan panjang 120 meter dan posisi di atas jurang sedalam sekitar 80 meter, destinasi ini menawarkan pengalaman wisata yang berbeda dari atraksi Bromo pada umumnya.

Selain menjadi ikon wisata baru Jawa Timur, kehadiran jembatan kaca juga diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, memperkuat daya tarik kawasan Bromo, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui keterlibatan UMKM dan tenaga kerja lokal.

Referensi

  1. Warta Ekonomi – Bromo Punya Jembatan Kaca, Siap Dibuka Saat Liburan Sekolah Akhir Juni 2026
  2. Metro TV News – Jembatan Kaca Bromo Dibuka saat Libur Sekolah Akhir Juni 2026
  3. WartaBromo – Jembatan Kaca Bromo Siap Beroperasi Akhir Juni, Bidik Lonjakan Wisatawan Libur Sekolah
  4. Suara Jatim – Sensasi Meniti Awan: Jembatan Kaca Bromo Siap Manjakan Wisatawan Mulai Juni 2026
  5. DetikJatim – Jembatan Kaca Seruni Point Bromo: Lokasi hingga Pesona Andalannya

About the Author

raadiv

Gue tinggal di kota, tapi suka nongkrong di tempat yang nggak biasa. Hoboken Dive ngebahas hidden gems, kuliner, dan gaya hidup urban dari kacamata lokal.

You may also like these